Konsolidasi Blue Forces dalam Memenangkan Pemilukada DKI Jakarta 2012

Bertempat di Markas Blue Forces-ING Jl. KH.Mas Mansyur No.77 Kel.Kebon Melati Tanah Abang Jakarta Pusat, Rabu, 25 Juli 2012 sekaligus Buka Puasa bersama, Acara Konsolidasi dipimpin langsung oleh Erwin H.Al-Jakartaty Commandante Blue Forces-ING,
Hadir pada acara tersebut Rahmat H.S Ketum Forum Pemuda Betawi (FPB), Denny Barja Wk Ketua BARINDO, Hj Ayyie Ketum AMPIJA, Endri Permana Sekjen BRIGADE NUSANTARA, Ardy Gebang Ketum Forum Pemuda NTT, Ajat Sudrajat Ketum Komunitas Masyarakat Mandiri (KMM), Ivan Ardyansyah Ketum Aliansi Pro Rakyat, Iskandar Retno Ketum Asosiasi Musisi Anak Tanah Air, Humpry F.Lantang Atlantik Enterprise, Ibob R Sekjen Forum Masyarakat Andalas BangkiT (ForMAT Andalas), Konsolidasi juga dihadiri Pengurus Blue Forces, Komite Markas Wilayah (KMW) DKI Jakarta Ocho Santoso, Komite Markas Daerah (KMD) 5 kota Administrasi.
Tema Konsolidasi ” Selamatkan Jakarta bersama Fauzi Bowo & Nahrowi Ramli”
”Kita (tim sukses Foke) tidak membuka semua strategi kemenangan Foke-Nara dulu ke media. Kita fokus berkonsilidasi, berkoordinasi, dan mengevaluasi kinerja di Pilkada Jakarta putaran pertama kemarin. Terlepas dari hasil terakhir di putaran pertama yang membuat kita sedih, di luar prediksi dan itu membuat kita kaget,” ujar, Erwin H Al-Jakartaty .
Menurutnya, apa yang diperoleh tim Foke-Nara di putaran pertama adalah ujian menjelang bulan Ramadhan supaya berintropeksi diri. Mungkin Foke dianggap terlalu percaya diri dan isu itu dijadikan senjata oleh ’lawan’ politik di Pilkada Jakarta 2012 putaran pertama.
Ia pun menjelaskan, dirinya dan kawan relawan Foke-Nara mengintrospeksi diri dengan melakukan perombakan kinerja. Semua tim sukses turun ke bawah, khususnya Foke-Nara turun langsung ke masyarakat.  Mendengarkan aspirasi warga dan lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu, pihaknya akan fokus bekerja dan terus tersenyum.
”Karena alasan itu saya tidak tertarik membahas ’fitnah’ yang diembuskan oleh beberapa pihak bahwa tim sukses Foke melakukan black campaign. Karena pihak Foke tidak akan pernah mengagendakan strategi kampanye seperti itu. Foke sebagai Gubernur DKI Jakarta tak mungkin melakukan hal tersebut. Apalagi Foke tokoh yang disimbolkan sebagai kaum pluralis,” lanjutnya.
Ia curiga isu SARA yang berhembus berasal dari pihak lawan atau bahkan pihak ketiga.  ”Di dunia politik, apa saja bisa dilakukan untuk memenangkan pemilu,” sambung Commandante Blue Forces Indonesia Next Generations, sebuah organisasi pemuda yang mendukung Foke-Nara .
Pihak Foke akan menggarap massa mengambang yang jumlahnya mencapai 2,5 juta suara, yang tidak dikerjakan secara serius di putaran pertama. Sedangkan basis massa suara Foke-Nara yang digarap serius di putaran pertama, namun tidak mendapatkan hasil optimal, akan tetap digarap di putaran kedua.
”Koalisi yang akan kita bangun adalah koalisi rakyat untuk melanjutkan pembangunan Jakarta yang sudah berjalan. Jangan sampai pemimpin Jakarta ke depan memiliki kepentingan politik. Seperti tage line Jakarta Baru. Jakarta Baru seperti apa yang diinginkan ??” tanya Erwin.

Temu Karya Nasional (TKN) VI Karang Taruna (KaTa)

Temu Karya Nasional Karang Taruna merupakan forum tertinggi Karang Taruna, yang dilaksanakan untuk memilih dan menetapkan pengurus serta menetapkan program kerja Pengurus Nasional Karang Taruna. Pada tahun 2010, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 s.d 14 Juni 2010 di Ternate, Maluku Utara. Hadir dalam acara tersebut para pengurus Karang Taruna Provinsi dari seluruh Indonesia, Pengurus Nasional Karang Taruna dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna.

Temu Karya Nasional menjelang ulang tahun Karang Taruna ke-50 merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemberdayaan Karang Taruna, demikian dikatakan Dirjen Pemberdayaan Sosial, Drs. Rusli Wahid ketika membuka acara tersebut.

Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di perdesaan, dengan jumlah sebanyak 62.096 organisasi di pusat dan daerah, merupakan potensi dan sumber kesejahteraan sosial serta komponen terdepan dalam menggerakkan pemuda untuk bersama dengan pemerintah mengatasi berbagai permasalahan kesejahteraan sosial.

Pada acara tersebut, terpilih Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sebagai ketua umum Karang Taruna periode 2010 – 2015.
Taufan terpilih menggantikan Ketua Umum periode sebelumnya, Doddy Susanto, dalam Temu Karya Nasional (TKN) VI Karang Taruna di Ternate, Maluku Utara,

Taufan E.N. Rotorasiko menghadiri acara PRASASTI JAKARTA BAGUS

Calon Gubernur No. 6 Alex Noerdin, bersama Cagub Faisal Basri & Cawagub Riza Patria, Sempat hadir sebentar Cawagub No.4 Didik Rabu sore (04/07)  bertempat di  Taman Ismail Marzuki, menandatangani Prasasti Jakarta Bagus. Penandatangan prasasti ini dimaksudkan untuk mengingatkan para Cagub-Cawagub DKI Jakarta akan janji mereka selama kampanye.
Penandatanganan Prasasti Jakarta Bagus, sedianya dilakukan oleh ke-6 pasang Cagub-Cawagub DKI Jakarta yang bertarung pada Pemilukada DKI Jakarta 2012.
Prasasti Jakarta Bagus digagas oleh JakartaBagus.Com (JBC), bersama Rakyat Merdeka Online (RMOL). Pada prasasti yang ditandatangani oleh para kandidat ini, masing-masing termuat janji dan program kerja yang diusung para Cagub-Cawagub DKI Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mengawasi sejauh mana janji tersebut dapat dipenuhi, bila nanti salah satu dari Cagub-Cawagub ini terpilih pada pemilukada DKI Jakarta.
Penandatanganan prasasti Jakarta Bagus sendiri disaksikan oleh Pimpinan Rakyat Merdeka, Teguh Santosa, Wakil Ketua KPUD Jakarta, Suhartono, Ketua Panwaslu Jakarta, Ramdansyah, Ketua DPP KNPI sekaligus Ketua Karang Taruna Nasional  Taufan E.N.Rotorasiko, serta Pimpinan JakartaBagus.Com. dan Relawan Pemburu Mayat atau yg lebih dikenal dengan Relawan Dibo Piss yg diKomandoi oleh Firman Abadi. Ketua PanPel, Oddy Karamoy, menyatakan keyakinannya bahwa semua pasangan cagub dan cawagub akan membuat Jakarta menjadi lebih bagus.

134149931442558587

1341499204872182031